Dari Teras Rumah, Warga Karang Kembangkan Kampung Kuliner untuk Gerakkan Ekonomi dan Kebersamaan
- 13 September 2026 07:26
- Yavid
- Umum,
- 29
Tubankab - Warga RW 06 Kelurahan Karang, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, memanfaatkan teras dan halaman rumah untuk mengembangkan usaha kuliner. Setiap Sabtu malam, ruang-ruang sederhana tersebut disulap menjadi Kampung Kuliner di Jalan Kumala 3, Perumahan Bukit Karang, yang sekaligus menjadi tempat warga berkumpul dan berinteraksi.
Gagasan tersebut tidak hanya membuka peluang bagi warga untuk menambah penghasilan, tetapi juga menciptakan aktivitas bersama di lingkungan permukiman. Dengan memanfaatkan ruang yang sudah tersedia, warga dapat berjualan tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan untuk menyewa tempat.
Beragam menu kuliner tersedia dalam kegiatan ini, di antaranya nasi bakar, lontong gulai kacang hijau, mi ayam, aneka kudapan tradisional, serta berbagai pilihan minuman. Harganya pun relatif terjangkau sehingga masyarakat dapat menikmati kuliner sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga di lingkungan sekitar.
Penggagas Kampung Kuliner, Suwanto, mengatakan ide tersebut berangkat dari keinginan untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki warga. Selain memberikan peluang ekonomi, kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan aktivitas positif di lingkungan permukiman.
“Niatnya mengumpulkan warga, tetapi juga bisa menghasilkan. Selain itu, kampung menjadi ramai dan lebih terjaga,” ungkap mantan Camat Bangilan.
Menurutnya, pemanfaatan teras rumah sebagai lokasi berjualan menjadi salah satu keunggulan Kampung Kuliner. Dengan cara itu, warga tidak perlu mengeluarkan biaya untuk menyewa tempat sehingga modal usaha dapat ditekan.
Sejalan dengan itu, kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kelurahan Karang. Lurah Karang, Achmad Sofyan Rahmansyah, bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Karang, meninjau langsung pelaksanaan Kampung Kuliner di Jalan Kumala 3, Sabtu (12/9).
Sofyan, sapaan akrabnya, menilai kegiatan yang digagas masyarakat tersebut merupakan bentuk inovasi dan pemberdayaan warga yang memberikan manfaat, baik dari sisi ekonomi maupun sosial.
“Ini inovasi luar biasa karena dapat meningkatkan perekonomian warga sekaligus mempererat hubungan antarwarga,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menilai keberadaan Kampung Kuliner turut memberikan dampak positif terhadap kondisi lingkungan. Aktivitas warga dan pengunjung pada malam hari membuat lingkungan menjadi lebih ramai. Kondisi itu secara tidak langsung turut mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Saat ini, Kampung Kuliner baru dilaksanakan setiap Sabtu malam. Namun, ke depan, Pemerintah Kelurahan Karang berharap kegiatan tersebut dapat terus berkembang dan menjadi contoh pemberdayaan masyarakat yang dapat diterapkan di lingkungan lainnya.
“Harapannya kegiatan ini dapat menginspirasi wilayah lainnya, khususnya di Kelurahan Karang dan Kabupaten Tuban pada umumnya,” ujar Sofyan.
Sementara itu, salah satu warga, Yanto, menyambut positif keberadaan Kampung Kuliner. Menurutnya, kegiatan ini memberikan alternatif tempat bersantai sekaligus menikmati berbagai pilihan makanan dengan harga terjangkau.
“Kampung kulinernya menunya lengkap, rasanya enak, dan harganya murah,” pungkasnya. (yeni dh/yav)










