Pasokan LPG 3 Kg Dipastikan Aman, Pemkab Tuban Imbau Warga Tidak Panic Buying
- 07 April 2026 19:37
- Yavid
- Kegiatan Pemerintahan,
- 28
Tubankab - Antrean warga di sejumlah pangkalan LPG 3 kg dalam beberapa hari terakhir memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tuban mengimbau warga tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar distribusi LPG subsidi tetap merata dan tepat sasaran.
Direktur Agen Gas LPG PT Minyak Gas Utama Tuban, Krisbudi, menjelaskan bahwa secara umum pasokan LPG 3 kg di wilayah Tuban dalam kondisi aman. Ia menyebutkan bahwa antrean yang terjadi lebih disebabkan oleh kendala teknis pada distribusi, khususnya keterlambatan kendaraan pengiriman sehingga pasokan sempat tiba di pangkalan pada malam hari.
“Untuk distribusi sebenarnya tidak ada pengurangan kuota. Setiap hari jumlahnya tetap, bahkan agen kami mendapatkan kuota sebanyak 560 tabung. Kekosongan yang terjadi kemarin malam hanya bersifat sementara dan hari ini sudah kembali dilakukan pengiriman,” jelasnya, Selasa (7/4).
Menurutnya, lonjakan permintaan di masyarakat turut dipengaruhi oleh kekhawatiran berlebihan. Banyak warga yang biasanya membeli satu tabung, kini membeli dua untuk cadangan. Jika dilakukan secara masif, hal ini berpotensi menimbulkan kesan kelangkaan.
“Kalau pembelian dilakukan secara wajar seperti hari biasa, stok LPG 3 kg sebenarnya mencukupi untuk wilayah Tuban,” tambahnya.
Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan, pihak Pertamina juga telah menambah distribusi melalui 25 armada tambahan yang akan disalurkan selama lima hari, mulai tanggal (7/4) hingga (11/4). Setiap harinya terdapat tambahan lima armada yang akan didistribusikan sesuai kebutuhan masing-masing agen, dengan koordinasi bersama dinas terkait.
Sementara itu, dari sisi pangkalan, Wahyu Mulyahati dari Pangkalan Eko Kurniawan Karang menyampaikan bahwa pasokan yang diterima tetap stabil. Namun, tingginya permintaan membuat pihaknya harus melakukan pembatasan agar distribusi merata.
“Kuota yang kami terima setiap hari sama, tidak ada pengurangan. Namun karena permintaan meningkat, kami batasi sesuai kuota agar semua masyarakat bisa mendapatkan dengan harga sesuai ketentuan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Jannah dari Pangkalan Tulus Kasiyanto Kingking. Ia mengatakan bahwa pihaknya bahkan sempat menerima tambahan distribusi dalam sehari. Namun, untuk pemerataan, pihaknya memprioritaskan warga sekitar dengan sistem satu kartu keluarga satu tabung.
Pemerintah Kabupaten Tuban kembali menegaskan agar masyarakat membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi yang telah terdaftar melalui tautan https://subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg guna mendapatkan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp18.000. Dengan distribusi yang terjaga dan dukungan tambahan pasokan, diharapkan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa harus melakukan pembelian berlebihan. (miswon/yavid)










