Penutupan TMMD ke-128 di Lapangan Watugajah Kecamatan Semanding. (ist)

Penutupan TMMD Ke-128 Kodim 0811/Tuban, Perkuat Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

Tubankab - Jalan desa yang dahulu sulit dilalui saat musim hujan, rumah warga yang kurang layak huni, hingga keterbatasan akses air bersih perlahan mulai berubah di Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun 2026, harapan baru tumbuh di tengah masyarakat melalui pembangunan dan kebersamaan antara TNI dan warga.

TMMD Ke-128 Kodim 0811/Tuban dilaksanakan di Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Kamis (21/5). Program tersebut menjadi wujud kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Komandan Kodim 0811/Tuban, Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo, menegaskan TMMD merupakan bentuk nyata pengabdian TNI bersama rakyat dalam membangun desa dan memperkuat persatuan bangsa. Menurutnya, program ini bukan hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat.

“Program ini bukan hanya tentang pembangunan fisik semata, tetapi tentang membangun kebersamaan, gotong royong, serta menyalakan kembali semangat masyarakat untuk maju bersama,” ujar Dandim 0811/ Tuban dalam keterangan resminya.

Melalui program tersebut, Kodim 0811/Tuban membangun jalan penghubung sepanjang 1,5 kilometer yang menjadi akses penting bagi aktivitas masyarakat. Jalan yang sebelumnya berlumpur dan sulit dilalui saat musim hujan kini mulai berubah menjadi lebih layak sehingga diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga serta mendukung aktivitas ekonomi dan pendidikan.

Selain pembangunan jalan, TMMD Ke-128 juga menyasar kebutuhan dasar masyarakat melalui pembangunan dan rehabilitasi 15 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga kurang mampu. Rumah yang sebelumnya mengalami kerusakan kini diperbaiki agar lebih aman dan nyaman ditempati.

Tidak hanya itu, dua unit musala turut direhabilitasi agar kembali nyaman digunakan sebagai tempat ibadah sekaligus ruang berkumpul masyarakat dalam mempererat kebersamaan sosial.

Di tengah pelaksanaan pembangunan fisik, Satgas TMMD Ke-128 juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Salah satunya nikah massal bagi pasangan yang selama ini terkendala administrasi sehingga dapat melangsungkan pernikahan secara resmi.

Kegiatan sosial lainnya berupa khitan massal yang diikuti anak-anak desa. Kehadiran prajurit TNI yang turut mendampingi menciptakan suasana hangat sekaligus mempererat kedekatan dengan masyarakat.

Sementara itu, pelayanan pengobatan gratis menjadi solusi bagi warga yang selama ini kesulitan mengakses layanan kesehatan. Lansia, ibu rumah tangga, hingga anak-anak memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka.

TMMD Ke-128 juga memberikan penyuluhan pertanian kepada masyarakat guna meningkatkan produktivitas hasil panen. Para petani diajak memahami teknik bercocok tanam yang lebih efektif dan modern agar sektor pertanian desa semakin berkembang.

Kebutuhan masyarakat terhadap air bersih pun menjadi perhatian melalui pengeboran sumur di lima titik. Program tersebut diharapkan mampu membantu warga memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Berbagai pembangunan dan kegiatan sosial tersebut diharapkan membawa dampak nyata bagi masyarakat Desa Prunggahan Kulon. TMMD Ke-128 tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan masyarakat. (*/yavid)

comments powered by Disqus