Foto : Bupati Tuban saat berikan sambutan dalam acara Safari Ramadan pada hari ketiga. (mct)

Safari Ramadan Hari Ketiga, Bupati Minta Kades Inventarisir Masalah

Tubankab-Pelaksanaan Safari Ramadan Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky dan  Wakil Bupati Riyadi hari ketiga dilaksanakan di Pendapa Kecamatan Senori dan Pelataran Masjid Desa Kablukan, Kecamatan Bangilan, Sabtu (09/04).

Hadir pula Ketua DPRD Tuban M. Miyadi, Sekda Budi Wiyana beserta jajaran staf ahli, asisten dan Pimpinan OPD, Forkopimcam, instansi vertikal hingga alim ulama.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Bupati menyampaikan, Safari Ramadan selain wadah untuk bersilaturahmi dengan masyarakat, juga sebagai wahana menggali informasi tentang masalah yang muncul di desa dan perlu diselesaikan segera.

"Saya beserta seluruh jajaran Pemkab bersilaturahmi melalui Safari Ramadan ini untuk belanja masalah," ungkapnya.

Menurut Mas Lindra, momentum langka datangnya bupati beserta jajaran ke desa harus bisa dimanfaatkan dengan baik. Ia mengatakan, seluruh jajaran ikut serta tak lain untuk memastikan seluruh jajaran pemerintah daerah tidak hanya sekadar duduk di belakang meja.

"Saya ingin bagaimana seluruh jajaran pemkab dapat melihat, mendengar, dan merasakan apa yang terjadi di akar rumput," ungkapnya.

Untuk itu, Mas Bupati meminta seluruh kepala desa melakukan update data tentang seluruh masalah yang ada dan perlu diselesaikan segera."Saya minta pemerintah desa untuk dibantu melakukan update data, karena kita di kabupaten sudah mulai merancang penganggaran tahun 2023. Jadi jangan sampai ada yang terlewat," ucap Mas Bupati.

Mas Lindra menjelaskan, perlu ada kolaborasi dan komunikasi tentang penggunaan dana desa, APBD Kabupaten, Provinsi hingga pusat. Sehingga secara menyeluruh dapat diselesaikan bersama.

"Setidaknya masyarakat nanti tidak bilang Pak Kades menjabat sudah 6 tahun tidak menghasilkan perubahan apapun. Untuk itu, mari bersama kita bangun Tuban ini," jelentrehnya.

Di kesempatan yang sama, Mas Bupati juga menyinggung soal memaksimalkan penggunaan media sosial untuk melihat masalah yang terjadi di tengah masyarakat. Seperti adanya laporan tentang jalan rusak yang ada di Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori yang ditanami pisang oleh warga.

Menurut Mas Bupati, penganggaran telah dilakukan dan akan dieksekusi di tahun ini. "Akan dibangun di tahun ini, saat ini tahapan rencana pembangunannya sedang berjalan. Ini hanya kurang sosialisasi, saya harapkan informari tersebut bisa disamapaikan kepada masyarakat" terangnya.

Lebih lanjut, Mas Bupati mengatakan, seluruh permasalahan akan diselesaikan satu per satu, tapi butuh waktu. Untuk itu, ia berpesan agar masyarakat ikut menjaga dan memonitor proses pembangunan atau pengerjaan setiap masalah yang diselesaikan. "Saya pesan ke jenengan semua, kalau sudah dibangun, tolong masyarakat ikut menjaga dan memelihara" pungkasnya. (nurul jamilah/hei)

comments powered by Disqus