Ilustrasi. (ist)

Waspada Penipuan Modus File.APK Jelang Lebaran, BRI Beri Imbauan

  • 19 March 2026 14:53
  • Yavid
  • Umum,
  • 15

Tubankab - Menjelang periode libur Lebaran saat intensitas komunikasi dan transaksi digital meningkat, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dalam menjaga keamanan rekening, terutama terhadap file dari sumber tidak dikenal.

Selanjutnya, modus penipuan kerap diawali dengan pesan WhatsApp dari oknum yang mengaku berasal dari instansi tertentu, disertai narasi meyakinkan dan lampiran file berformat .APK. File tersebut dapat berupa undangan digital, surat layanan perpajakan, resi pengiriman, atau dokumen lain yang dikemas seolah informasi penting.

Kemudian, ketika file diunduh dan dipasang, aplikasi tersebut berpotensi menjadi pintu masuk malware yang dapat mencuri data, merusak sistem, hingga mengambil alih perangkat tanpa sepengetahuan pengguna. Aplikasi dari sumber tidak tepercaya juga dapat meminta izin akses tertentu yang dimanfaatkan untuk memantau aktivitas pengguna dan menyalahgunakan layanan keuangan.

Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, menjelaskan bahwa pola kejahatan digital terus berkembang sehingga diperlukan peningkatan kewaspadaan. “Perseroan terus menyempurnakan kapabilitas pengamanan layanan digital agar tetap adaptif terhadap dinamika ancaman. Penguatan pengamanan dilakukan secara berkelanjutan untuk melindungi data serta akses transaksi nasabah,” ujarnya, Kamis (19/3).

Selain itu, BRI mengimbau nasabah agar tidak mengklik, mengunduh, maupun menginstal aplikasi dari sumber tidak tepercaya, serta tidak menyebarkan pesan atau tautan mencurigakan. Nasabah juga diminta melakukan verifikasi atas setiap pesan yang mengatasnamakan institusi resmi, terutama yang bersifat mendesak atau meminta data pribadi.

Lebih lanjut, penggunaan fitur keamanan tambahan seperti Two-Factor Authentication (2FA) dianjurkan untuk meningkatkan perlindungan layanan digital. Jika terlanjur mengunduh file mencurigakan, nasabah diminta segera mematikan koneksi internet, menghapus aplikasi, serta mengganti data akses akun.

Apabila ditemukan aktivitas mencurigakan, nasabah dapat segera menghubungi Contact BRI 1500017. “BRI menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyaring informasi. Kolaborasi antara BRI dan nasabah menjadi fondasi dalam membangun ekosistem digital yang aman dan nyaman,” pungkas Saladin. (hei/yavid)

comments powered by Disqus