14 KAWASAN JADI AJANG OPERASI SIMPATIK

Tubankab – Polres Tuban menggelar operasi “Simpatik Semeru” di 14 kawasan tertib lalu lintas (KTL) yang dimulai sejak 01 Maret hingga 21 Maret 2016. Kegiatan tersebut guna meminimalisasi jumlah pelanggaran dan angka kecelakaan di Bumi Ronggoawe.

Selain melakukan operasi simpatik di kawasan tersebut, pihak aparat gabungan yang terdiri dari Polres, Dishub, TNI dan Satpol PP, itu juga melakukan penertiban di kawasan pintu masuk Kota Tuban. Selama 3 hari beralangsungnya operasi tersebut, pihak kepolisian sudah melakukan sedikitnya 14 penindakan dan 4 teguran yang difokuskan di Jalan HOS Cokro Aminoto, dengan jumlah total 163 bukti pelanggaran (tilang) dan 53 teguran di 14 kawasan tersebut.

Ipda Asik SH, selaku Kanit Turjawali SatLantas Polres Tuban, menjelaskan, rata-rata para pelanggar tidak melengkapi kendaraan dengan surat-surat, baik itu surat ijin mengemudi (SIM) atau surat tanda nomor kendaraan bermotor (STNKB). “Entah itu disengaja atau memang tidak punya, kalau sudah demikian, kami akan menindak, sesuai dengan jenis pelanggarannya,” jelasnya kepada reporter Tubankab di ruang kerjanya, Jumat (04/03).

Asik menambahkan, pihaknya berharap dengan adanya operasi tahun ini, jalur lalu lintas kawasan KTL benar-benar steril dan bebas pelanggaran. Pihaknya, tutur Asik, sangat prihatin dengan banyaknya kasus kecelakaan di Tuban. Tercatat, pada 2015 lalu, Kabupaten Tuban menduduki ranking 2, terkait tingginya angka laka lantas. Dari tahun ke tahun, terangnya, kesadaran pengendara dalam tertib berlalu lintas masih minim, sehingga pihak Polres Tuban selalu gencar melakukan sosialisasi, hingga ke seluruh kecamatan untuk mengkampanyekan tertib berlalulintas. (nul/hei)

comments powered by Disqus