Bupati dan Wakil Bupati Tuban Salat Idulfitri 1447 H Bersama Masyarakat di Masjid Agung
- 21 March 2026 10:09
- Yavid
- Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati,
- 19
Tubankab – Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky yang akrab disapa Mas Lindra bersama Wakil Bupati Joko Sarwono menunaikan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Agung Tuban, Sabtu (21/3). Keduanya hadir bersama keluarga dan berbaur dengan jajaran Kepala OPD beserta keluarga dalam suasana kebersamaan yang hangat.
Pelaksanaan salat berlangsung khusyuk dan dihadiri ribuan jemaah yang memadati Masjid Agung hingga meluber ke kawasan Alun-Alun Tuban. Momentum Idulfitri tersebut menjadi ajang kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam merayakan hari kemenangan.
Bertindak sebagai imam dan khatib, Pengurus Pondok Pesantren Al-Anwar 2 Sarang, KH Ahmad Zaki Mubarok atau yang akrab disapa Gus Zaki, menyampaikan khutbah dengan tema muhasabah diri untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Dalam khutbahnya, Gus Zaki mengajak seluruh jemaah menjadikan Idulfitri sebagai momentum kembali kepada kesucian (fitri) setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan. Ia menegaskan bahwa Ramadan merupakan kesempatan istimewa yang diberikan Allah SWT kepada umat Muslim untuk meraih ampunan dan rida-Nya, serta pembebasan dari siksa api neraka.
“Idulfitri adalah momen kembali suci. Di hari yang mulia ini, kita mengumandangkan takbir sebagai bentuk pengagungan atas kebesaran Allah SWT,” ujarnya.
Lebih lanjut, Gus Zaki menyampaikan sejumlah syiar yang perlu terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Di antaranya kewajiban membayar zakat sebagai wujud kepedulian sosial, memperbanyak takbir sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT, serta melaksanakan Salat Idulfitri sebagai simbol kemenangan dalam mengendalikan hawa nafsu.
Selain itu, ia menekankan pentingnya mempererat silaturahmi, baik kepada keluarga maupun sesama, sebagai jalan meraih keberkahan hidup. Menurutnya, memuliakan orang tua, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat, serta memperbanyak ziarah menjadi bagian dari amalan yang dianjurkan.
Ia juga mengingatkan anjuran Rasulullah SAW untuk melanjutkan ibadah puasa enam hari di bulan Syawal yang nilainya setara dengan puasa selama satu tahun. Di akhir khutbahnya, ia berharap seluruh umat Muslim dapat terus istiqamah dalam menjalankan ibadah meskipun Ramadan telah usai.
Sementara itu, Bupati Tuban, Mas Lindra, menyampaikan bahwa momentum Idulfitri menjadi ajang untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ia berharap nilai-nilai yang telah ditempa selama Ramadan, seperti kedisiplinan, keikhlasan, dan semangat berbagi, dapat terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan Salat Idulfitri di Masjid Agung Tuban berlangsung tertib dan lancar, mencerminkan semangat kebersamaan serta kekhidmatan masyarakat dalam merayakan hari raya.
Selepas Salat Idulfitri, Mas Lindra menyapa masyarakat di Alun-Alun Tuban dan bersalaman bersama pimpinan OPD di depan Rumah Dinas Bupati, Kompleks Pendapa Kridha Manunggal Tuban. (dadang/yavid)










