Ciptakan Pembelajaran Lebih Bermakna, Dinas Pendidikan Tuban dan INOVASI Jawa Timur Bekali Kepala Sekolah Wilayah Montong Melalui PM IN-2
- 12 May 2026 18:55
- Yavid
- Kegiatan Pemerintahan,
- 27
Tubankab - Upaya menghadirkan pembelajaran yang lebih aktif dan bermakna bagi siswa terus diperkuat di Kabupaten Tuban. Bersama Tim INOVASI Jawa Timur, Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban menggelar kegiatan Dukungan Kepala Sekolah dalam Pembelajaran Mendalam (PM) IN-2 di Aula KPRI Margo Utomo, Kecamatan Montong, Selasa (12/5).
Kegiatan tersebut diikuti kepala sekolah dasar se-Kecamatan Montong. Pembekalan diberikan sebagai tindak lanjut pelatihan PM IN-2 yang sebelumnya dipusatkan di Gugus 1 Kartini Kecamatan Montong.
Pada kegiatan itu, peserta mendapat penguatan terkait peran kepala sekolah dalam mendukung implementasi Pembelajaran Mendalam di satuan pendidikan masing-masing. Selain itu, kepala sekolah juga didorong membangun budaya belajar yang aktif, kolaboratif, dan berpihak pada kebutuhan murid.
Kepala Bidang Pengelolaan Pendidikan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Tuban, Mokhamad Nurdin, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
“Pelatihan Pembelajaran Mendalam ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Kami ingin proses belajar di kelas lebih aktif, kontekstual, dan berpihak pada kebutuhan murid,” ujarnya.

Ia menambahkan, kepala sekolah memiliki peran penting dalam memastikan implementasi PM berjalan optimal di lingkungan sekolah. Karena itu, hasil pembekalan diharapkan dapat diterapkan langsung oleh peserta di sekolah masing-masing.
“Harapannya, hasil pelatihan ini dapat diterapkan di sekolah masing-masing sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran dan capaian belajar siswa,” katanya.
Sementara itu, Plt. Kepala UPT SDN Pakel Montong, Azhar Habibullah, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurut dia, pembekalan yang diberikan membantu kepala sekolah memahami konsep Pembelajaran Mendalam secara lebih utuh sehingga implementasinya dapat diterapkan di sekolah.
“Kami jadi lebih memahami tentang Pembelajaran Mendalam ini. Implementasinya nanti bisa kami imbaskan dan dilaksanakan di sekolah kami,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala UPT SDN Montongsekar 3, Titik Nurkayati. Ia menilai kegiatan tersebut menambah wawasan kepala sekolah dalam mendukung perubahan pola pembelajaran di sekolah dasar. Ia berharap implementasi Pembelajaran Mendalam dapat berjalan konsisten dan berdampak pada kualitas belajar siswa.

“Kegiatan ini menambah wawasan kami terkait penerapan Pembelajaran Mendalam di sekolah. Materi yang diberikan juga membantu kepala sekolah memahami bagaimana menciptakan pembelajaran yang lebih aktif dan berpihak pada siswa,” tandasnya. (yavid)










