Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono, membuka kegiatan Duta Literasi Pelajar tingkat SMA/SMK/MA se-Kabupaten Tuban yang digelar PWI Tuban di Kampus Unirow sebagai upaya memperkuat budaya literasi generasi muda. (ist)

PWI Tuban Perkuat Budaya Literasi Pelajar, Wabup Joko Dorong Generasi Muda Siap Hadapi Era Digital

Tubankab – Upaya membangun generasi muda yang cakap menghadapi derasnya arus informasi digital terus diperkuat di Kabupaten Tuban. Salah satunya melalui penguatan budaya literasi yang menyasar kalangan pelajar SMA/SMK/MA sederajat sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

Komitmen tersebut diwujudkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tuban melalui kegiatan Duta Literasi Pelajar tingkat SMA/SMK/MA sederajat se-Kabupaten Tuban yang digelar di Lantai 2 Kampus Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban, Selasa (2/6).

Kegiatan tersebut dibuka Wakil Bupati Tuban, Drs. Joko Sarwono, dan diikuti puluhan pelajar beserta guru pendamping. Hadir pula jajaran Forkopimda, perwakilan perusahaan mitra, kepala sekolah, pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), serta sejumlah tokoh pendidikan.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono, mengapresiasi konsistensi PWI Tuban dalam menggelar kegiatan literasi bagi pelajar. Setelah sebelumnya menyasar siswa tingkat SMP, kini program tersebut diperluas untuk menjangkau pelajar SMA, SMK, dan MA sederajat.

“Ini menjadi bukti kesungguhan PWI untuk terus berkontribusi kepada masyarakat Kabupaten Tuban,” ungkapnya.

Menurut Joko—sapaan akrab Wakil Bupati Tuban, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan budaya literasi. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, media, dunia usaha, dan masyarakat.

“Literasi menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Bahkan, dalam RPJMD Kabupaten Tuban Tahun 2025-2029, indeks pembangunan literasi masyarakat menjadi salah satu indikator strategis yang terus didorong peningkatannya,” sambungnya.

Lebih lanjut, Wabup Joko Sarwono juga menegaskan budaya membaca menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mendukung peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) di Kabupaten Tuban. Untuk itu, Pemkab Tuban terus berupaya meningkatkan IPM dengan melibatkan para pemangku kepentingan terkait.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda Tuban yang tidak hanya cakap memanfaatkan teknologi digital, tetapi juga memiliki kemampuan literasi yang kuat sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PWI Tuban, Suwandi, menjelaskan kegiatan Duta Literasi Pelajar merupakan upaya berkelanjutan untuk menumbuhkan budaya literasi di kalangan generasi muda. Menurutnya, di era digital saat ini, literasi tidak hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami, mengevaluasi, serta memanfaatkan informasi secara bijak.

“Kami akan terus mendorong generasi muda, khususnya para pelajar, untuk menjadi duta literasi di era digital. Mereka diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan semangat literasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujarnya.

Untuk memperkuat kapasitas peserta, PWI Tuban menghadirkan sejumlah narasumber kompeten dengan materi yang relevan dengan perkembangan zaman. Materi yang diberikan meliputi investasi pendidikan masa kini, produksi dan editing new media, penulisan karya ilmiah, literasi demokrasi, hingga edukasi keselamatan berkendara.

Selanjutnya, Rektor Unirow Tuban, Dr. Warli, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap para peserta yang terpilih sebagai Duta Literasi mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat dalam membangun budaya membaca dan belajar sepanjang hayat.

“Harapan kami, para Duta Literasi terus gemar membaca karena membaca merupakan jendela ilmu pengetahuan yang akan memperluas wawasan dan cara berpikir,” tuturnya.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa derasnya arus informasi di era digital menuntut generasi muda memiliki kemampuan literasi yang baik agar tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak utuh maupun tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Sebagai bagian dari pembekalan peserta, PWI Tuban menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang, di antaranya Rektor Unirow Tuban, Dr. Warli, Dosen Ilmu Komunikasi Unirow, Dr. Nibrosu Rohid, konten kreator Moh. Asyrofi, Ketua DPRD Tuban, Sugiantoro, serta jajaran Satlantas Polres Tuban. (ags/yav)

comments powered by Disqus