Foto : Bupati Tuban Fatchul Huda saat memberikan sambutan pada acara resepsi Kenegraan Pincak HUT Kemerdekaan. (tauviq)

Gelar Resepsi Kenegaraan, Bupati : Kemerdekaan Dapat Diraih Karena Wujud Dari Persatuan

Tubankab - Seusai melaksanakan upacara bendera di Alun-alun Tuban, Pemkab Tuban menggelar Resepsi Kenegaraan Puncak HUT Kemerdekaan RI ke-73 di Pendopo Krida Manunggal Tuban, Jumat (17/08).

Kegiatan ini, dihadiri sekitar 1.450 undangan yang mewakili dari berbagai unsur, yaitu dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Polres, Kodim, kepala sekolah, janda pejuang, veteran, dan fakir miskin, disabilitas, Paskibraka, orang tua Paskibraka, ulama, serta stakeholder terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Tuban, H. Fathul Huda mengaku bersyukur karena pada kegiatan ini, dapat bersilaturahmi dengan para peserta atau tamu undangan. Selain itu, bupati juga menyampaikan terima kasih kepada semua tamu yang tamu yang hadir, berpartisipasi, dan peduli dengan hari kemerdekaan RI ini.

Bupati juga menerangkan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai jasa-jasa pahlawannya. Menghormati jasa-jasa pahlawan, dikatakan bupati, tidak cukup hanya dengan mengangkat tangan ketika ada komando penghormatan. Namun, lanjut bupati, menghormati jasa pahlawan adalah dengan melanjutkan cita-cita para pahlawan. “Dan mempertahankan apa yang telah diperoleh para pahlawan,” jelas bupati.

Ditegaskan bupati bahwa kemerdekaan yang saat ini diperoleh, bukan pemberian dari siapapun, melainkan adalah anugerah dari Allah S.W.T. “Melalui jerih payah, cucuran darah, dan juga keringat dari pahlawan kita,” terangnya.

Bupati juga menerangkan bahwa 350 tahun lamanya bangsa Indonesia tidak bisa memperoleh kemerdekaan, hal tersebut, lanjut bupati dikarenakan pada saat itu tidak pernah ada satu kebersamaan. Baru setelah puluhan tahun menjelang kemerdekaan, bupati melanjutkan, semuanya “cancut tali wondo” membangun kebersamaan. “Maka tercapailah cita-cita para pahlawan, yaitu memperoleh kemerdekaan bangsa ini,” ucap bupati.

Untuk mempertahankan kemerdekaan ini, disampaikan bupati, maka yang harus dibangun adalah satu kebersamaan. Indonesia, lanjut bupati adalah negara yang terdiri dari beberapa suku, bahasa, dan etnis yang beraneka ragam. Oleh sebab itu, bupati meminta agar semua pihak harus bisa menyikapi semua jenis perbedaan tersebut dengan bijak.

“Semua perbedaan harus kita pahami dan maklumi bahwa manusia diciptakan oleh Tuhan dengan beda. Maka, jika bijak dalam menyikapi perbedaan, akan selalu terwujud persatuan,” ucap bupati.

Bupati juga meminta agar perbedaan intern antarumat beragama, suku, partai politik, dan sebagainya, hendaknya jangan menjadi satu penyebab tidak dapat mewujudkan satu kebersamaan. Apa yang dicapai bangsa Indonesia saat ini, lanjut bupati adalah wujud dari kerja sama.

“Untuk itu saya menyampaikan terima kasih pada semua masyarakat, legislatif, eksekutif, Forkopimda, yang selalu bersama membangun Kota Tuban ini,” ungkap bupati. (tauviqurrahman/hei)

comments powered by Disqus