Guru MA Sains Bina Insan Kamil Tuban, Fara Dila Silvi Wulandari, menunjukkan piagam penghargaan setelah meraih juara 3 lomba cerpen internasional PCINU Taiwan. (ist)

Guru MA Sains Bina Insan Kamil Tuban Raih Juara 3 Lomba Cerpen Internasional PCINU Taiwan

  • 26 October 2026 14:49
  • Yavid
  • Umum,
  • 145

Tubankab – Ustazah Fara Dila Silvi Wulandari, S.Pd., guru MA Sains Bina Insan Kamil Tuban, meraih juara 3 dalam Lomba Menulis Cerpen Internasional tingkat umum yang diselenggarakan Pimpinan Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan. Pemenang lomba tersebut diumumkan pada 25 Oktober 2026 dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026.

Prestasi ini menunjukkan bahwa budaya literasi di lingkungan madrasah tidak hanya tumbuh di kalangan santri, tetapi juga dikembangkan oleh para pendidik melalui karya dan kreativitas. Capaian tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa guru memiliki ruang untuk terus mengembangkan potensi dan berkontribusi dalam dunia literasi hingga tingkat internasional.

Dalam kompetisi tersebut, Fara mengangkat cerpen berjudul Arsip 2048. Melalui karya itu, ia mengajak pembaca merefleksikan perkembangan zaman serta pentingnya menjaga sejarah dan mewariskan nilai-nilai keilmuan kepada generasi mendatang.

“Pencapaian ini menjadi pengalaman berharga bagi saya untuk terus mengembangkan diri melalui karya sastra. Lewat cerpen Arsip 2048, saya ingin mengajak pembaca merenungkan bagaimana kemajuan zaman perlu berjalan beriringan dengan kesadaran menjaga sejarah dan meneruskan nilai-nilai keilmuan kepada generasi berikutnya,” ungkap Fara.

Kepala MA Sains Bina Insan Kamil Tuban, Teguh Pambudi Agung, menyampaikan bahwa prestasi tersebut merupakan bagian dari upaya madrasah dalam memperkuat budaya literasi, baik bagi santri maupun guru.

“Prestasi ini merupakan wujud konsistensi penguatan budaya literasi di lingkungan madrasah, tidak hanya bagi santri, tetapi juga bagi para guru. Kami berharap capaian ini dapat memotivasi seluruh warga madrasah untuk terus membaca, menulis, dan menghasilkan karya yang bermanfaat,” tuturnya.

Lomba menulis cerpen yang diselenggarakan PCINU Taiwan menjadi salah satu ruang bagi pendidik dan masyarakat untuk berkontribusi melalui karya sastra. Sejalan dengan semangat Hari Santri Nasional 2026, capaian ini juga mengingatkan bahwa kontribusi santri dan kalangan pesantren dalam membangun bangsa dapat diwujudkan melalui berbagai bidang, termasuk pendidikan, literasi, dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Bagi MA Sains Bina Insan Kamil Tuban, capaian tersebut selaras dengan visi madrasah, yakni “Membina Generasi Rabbani, Berprestasi dan Berdaya Saing Global.” Karena itu, penguatan budaya literasi menjadi salah satu upaya membangun tradisi keilmuan yang berpadu dengan nilai-nilai keislaman dan akhlakul karimah.

Prestasi Fara diharapkan dapat menginspirasi para pendidik dan santri di Kabupaten Tuban untuk terus mengembangkan potensi, menuangkan gagasan melalui tulisan, serta menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat. Dari lingkungan madrasah, semangat literasi diharapkan terus tumbuh sebagai bagian dari upaya melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, kreatif, dan mampu bersaing di tingkat global. (kdg/yav)

comments powered by Disqus