Peserta pelatihan menjahit gelombang 2. (ist)

Lanjutkan Tren Positif, Disnakerin Tuban Buka Pelatihan Menjahit Gelombang II

Tubankab – Melanjutkan program Penumbuhan Wirausaha Baru, Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Tuban kembali menggelar Pelatihan Menjahit Gelombang Kedua pada Kamis (5/11/2026). Sama seperti gelombang pertama, program pemberdayaan ekonomi masyarakat ini didanai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Pembukaan yang diselenggarakan di Gedung UPTD Metrologi Legal tersebut diikuti 15 peserta baru. Antusiasme masyarakat untuk mengikuti program ini cukup tinggi, terlihat dari keberagaman asal peserta yang mewakili berbagai kecamatan di Kabupaten Tuban.

Kepala Disnakerin Kabupaten Tuban, Rohman Ubaid, dalam sambutannya berpesan agar para peserta gelombang kedua dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. Ia berharap semangat belajar peserta mampu menyamai, bahkan melampaui, capaian peserta gelombang pertama yang berhasil mengembangkan keterampilan menjahit dalam waktu singkat.

"Saya harap ibu-ibu bersungguh-sungguh memanfaatkan 15 hari ke depan. Gelombang pertama kemarin sudah membuktikan bahwa dari nol pun, kalau serius, pasti bisa berkarya dan mandiri," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perindustrian Disnakerin Tuban, Eryan Dewi Fatmawati, M.Ec., MSE., Ak., menjelaskan bahwa proses pemilihan peserta dilakukan secara selektif dan transparan. Sebagaimana gelombang pertama, penentuan 15 peserta tersebut didasarkan pada pendaftaran daring yang kemudian diseleksi silang dengan basis data tingkat kesejahteraan (desil).

"Langkah ini kami ambil agar program pemberdayaan ini benar-benar tepat sasaran. Prioritas kami adalah masyarakat yang memang membutuhkan peningkatan kapasitas keterampilan untuk mendongkrak ekonomi keluarga," ujar Eryan.

Menurut penuturannya, pelatihan menjahit gelombang kedua ini dijadwalkan berlangsung selama 15 hari, hingga 19 November 2026. Seperti sebelumnya, para peserta akan didampingi tim instruktur yang juga membimbing peserta pada gelombang pertama hingga mampu menghasilkan seragam kerja.

Melalui pelatihan berkelanjutan ini, pihaknya berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki keterampilan untuk merintis usaha mandiri. Upaya tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap penurunan angka pengangguran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, selaras dengan visi Bupati Tuban. (fufu/yav)

comments powered by Disqus