Goes to Campus di STAI Senori, Mahasiswa Diajak Jadi Pelopor Informasi Sehat, Ini Tujuannya
- 04 November 2026 15:19
- Yavid
- Umum,
- 33
Tubankab – Kemampuan memilah informasi menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda di tengah derasnya arus informasi digital. Untuk meningkatkan pemahaman tersebut, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tuban menggelar kegiatan Goes to Campus bertema “Mahasiswa Pelopor Informasi Sehat” di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Senori, Kabupaten Tuban, Rabu (4/11).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 120 mahasiswa STAI Senori. Selain mengenalkan dunia jurnalistik, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan literasi media dan digital, sehingga mahasiswa lebih kritis dalam menerima maupun menyebarkan informasi.
Ketua PWI Kabupaten Tuban, Suwandi, mengatakan kegiatan Goes to Campus merupakan agenda edukasi yang dilaksanakan secara rutin dari satu kampus ke kampus lainnya. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Kegiatan ini menjadi agenda rutin dari PWI Kabupaten Tuban, tujuanya untuk meningkatkan literasi media dan digital bagi mahasiswa agar lebih melek informasi serta kritis dalam menyaring berita," jelas Suwandi.
Menurutnya, tugas wartawan tidak hanya sebatas melakukan peliputan dan menyampaikan berita kepada masyarakat. Insan pers juga memiliki tanggung jawab memberikan edukasi, terutama kepada generasi muda agar semakin bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi.
"Derasnya arus digitalisasi terkadang membuat kita terlena. Ketika menerima informasi, sering kali langsung dipercaya dan dibagikan tanpa terlebih dahulu memeriksa kebenarannya. Padahal, kebiasaan tersebut bisa menjadi persoalan serius," ujarnya.
Karena itu, Suwandi berharap mahasiswa STAI Senori mampu menjadi generasi yang kritis dalam menyikapi informasi. Mahasiswa perlu membiasakan diri melakukan verifikasi sebelum membagikan konten, sehingga tidak ikut menyebarkan berita bohong atau informasi yang menyesatkan.
Selain materi literasi media, kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi untuk memperluas wawasan mahasiswa. Materi yang disampaikan meliputi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), bahaya penyalahgunaan narkoba, industri hulu migas dan ketahanan energi, keselamatan kerja, serta manfaat program BPJS Ketenagakerjaan.
"Harapan kami, adik-adik mahasiswa mengikuti kegiatan ini sampai selesai. Ilmu yang diperoleh bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan nantinya disampaikan kembali kepada masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, perwakilan keluarga besar STAI Senori, H. Abdul Muiz, menyampaikan apresiasi kepada PWI Kabupaten Tuban beserta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran PWI di lingkungan kampus menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat dunia jurnalistik sekaligus memahami pentingnya membangun budaya akademik yang sehat.
Ia menambahkan, jurnalistik tidak hanya berkaitan dengan aktivitas menulis dan mengumpulkan informasi, tetapi juga mengandung tanggung jawab moral dan etika yang harus dijunjung tinggi.
"Kami berharap kegiatan edukasi jurnalistik seperti ini tidak hanya dilaksanakan di STAI Senori. Ke depan, PWI bisa terus hadir di berbagai kampus dan lembaga pendidikan lainnya agar wawasan generasi muda semakin berkembang," ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Muiz juga menyampaikan perkembangan jumlah mahasiswa baru STAI Senori. Pada 2025, kampus swasta tersebut menerima 135 mahasiswa baru. Jumlah itu meningkat pada 2026, dengan penerimaan sekitar 180 hingga 200 mahasiswa baru.
"Tahun kemarin kami mendapatkan penghargaan ma'had kampus swasta dengan mahasiswa baru terbanyak," ungkap Gus Muiz.
Ia berharap pertumbuhan tersebut diikuti dengan penguatan budaya akademik tanpa mengesampingkan nilai-nilai etika dalam kehidupan kampus. Menurutnya, kecerdasan intelektual perlu berjalan beriringan dengan akhlak dan tanggung jawab moral. Terlebih, mahasiswa STAI Senori juga berasal dari kalangan santri yang diharapkan mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keagamaan.
Kegiatan ini turut dihadiri Kapolresta Tuban, Ketua DPRD Kabupaten Tuban, perwakilan Pertamina EP, PHE TEJ, TGE, ExxonMobil, PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-awar, Perhutani KPH Parengan dan KPH Jatirogo, BPJS Ketenagakerjaan, Forkopimka, tokoh agama, serta dosen STAI Senori. (chusnul/yav)










