Foto : Dinkes P2KB Tuban saat gelar pelatihan peningkatan kader TB.(agus)

Optimalkan Penanggulangan TB, Dinkes P2KB Tuban Lakukan Ini

Tubankab – Dinkes P2KB Kabupaten Tuban bekerja sama dengan Yayasan Bhanu Yasa Sejahtera (Yabhysa) menggelar pelatihan peningkatan kader Tuberkulosis (TB) se-Kabupaten Tuban. Pelatihan yang berlangsung selama dua hari diikuti kader TB perwakilan 33 Puskesmas di Kabupaten Tuban.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Syahrul Afifa Ratna Sari, S.KM., mengungkapkan pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan kader TB kaitannya dengan pencegahan, pengobatan, dan pelaporan kasus TB. Menurutnya, keberadaan kader menjadi ujung tombak penanggulangan TB. Melalui pelatihan ini, seluruh kader dapat terus mengedukasi masyarakat perihal penyakit TB. “Pendekatan dari seluruh kader sangat diperlukan agar penanggulangan TB bisa lebih maksimal,” ungkapnya, Kamis (27/02).

Ratna Sari menjelaskan penanggulangan TB menjadi salah satu program strategis nasional di bidang kesehatan. Pemerintah pusat menargetkan eliminasi TBC pada tahun 2030. Berdasarkan Global TB Report 2021, Indonesia merupakan negara dengan beban TB tertinggi ketiga di dunia. Di Indonesia, tiap tahunnya kasus TB mencapai 824.000 dengan angka kematian mencapai 93.000.

Selaras program nasional penanggulangan TB tersebut, Pemkab Tuban telah menyusun program penanggulangan TB di Kabupaten dengan melibatkan berbagai sektor. Di antaranya komunitas, lembaga pendidikan, sektor wisata hingga NGO (Non-Governmental Organization). “Pemkab Tuban berkolaborasi dengan Yabhysa untuk memenuhi target Kabupaten Tuban eliminasi TB di tahun 2030,” tuturnya.

Ratna Sari menyatakan Pemkab Tuban terus memaksimalkan upaya tracing dan testing bersamaan dengan upaya pengobatan bagi pengidap TB. Langkah tracing juga menyasar pengidap TB yang putus obat TB. “Seharusnya 6 bulan tanpa putus, jika terputus maka akan kami tracing lagi termasuk kepada orang yang kontak dengan pengidap TB,” jelasnya

Sementara itu, perwakilan Yabhysa Kabupaten Tuban, Khoirul Azhari mengatakan kader TB yang mengikuti pelatihan berasal dari seluruh kecamatan di Kabupaten Tuban. Setiap kader akan berkoordinasi dengan koordinator TB di tiap Puskesmas. “Para kader memiliki latar belakang yang berbeda, ada yang berasal kader Posyandu, Fatayat, Muslimat, dan Aisyiyah,” jelasnya.

Khoirul Azhari menambahkan pihaknya akan selalu bekerja sama dengan Pemkab Tuban dalam rangka penanggulangan TB di Kabupaten Tuban. Ikhtiar tersebut sejalan dengan visi misi Yabhysa sebagai lembaga non-profit yang bergerak dalam bidang sosial dan kemanusiaan. “Salah satunya pencegahan dan pengobatan pasien TB di Kabupaten Tuban,” ujarnya. (m agus h/hei)

comments powered by Disqus