Pemkab Tuban Pastikan Stok Elpiji Aman hingga Lebaran, Warga Diminta Tidak Lakukan Panic Buying
- 16 March 2026 17:35
- Yavid
- Kegiatan Pemerintahan,
- 35
Tubankab – Pemkab Tuban memastikan ketersediaan gas elpiji bagi masyarakat tetap aman menjelang Hari Raya Idul Fitri. Karena itu, masyarakat diimbau tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying agar distribusi gas tetap stabil dan merata di seluruh wilayah.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah serta Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Tuban, Gunadi, saat dikonfirmasi menjelaskan hingga saat ini pasokan gas elpiji di Kabupaten Tuban masih dalam kondisi aman.
Meski demikian, ia mengakui terdapat laporan di lapangan mengenai beberapa toko kelontong yang sempat kehabisan stok gas elpiji. Namun, kondisi tersebut bersifat kasuistis dan hanya terjadi di beberapa titik.
Menurutnya, kondisi tersebut umumnya dipicu tingginya volume pembelian masyarakat dalam waktu bersamaan. "Kalaupun ada beberapa toko yang habis stoknya, itu hanya terjadi di beberapa tempat saja. Biasanya karena volume penggunaan yang tinggi atau karena panic buying dari masyarakat,” ujar Gunadi, Senin (16/2).
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemkab Tuban terus melakukan pemantauan serta koordinasi intensif dengan para agen dan pihak Pertamina. Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi gas elpiji berjalan lancar, terutama menjelang Lebaran ketika kebutuhan masyarakat meningkat.
Mantan Kasatpol PP Tuban ini menambahkan apabila terdapat informasi atau kendala terkait ketersediaan gas elpiji di lapangan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan agen maupun Pertamina agar pasokan kembali normal.
“Kalau ada informasi pasti terkait kendala distribusi, kami akan segera berkoordinasi dengan agen dan Pertamina. Sampai saat ini, Insyaallah ketersediaan gas masih aman hingga Lebaran,” tegasnya.
Melalui langkah tersebut, Pemkab Tuban berharap masyarakat tetap tenang dan membeli gas elpiji sesuai kebutuhan. Dengan demikian, ketersediaan pasokan dapat dinikmati secara merata oleh seluruh warga. (agus/yavid)










