Pemkab Tuban Perkuat Daya Saing UMKM melalui Workshop Digital Marketing
- 18 June 2026 09:53
- Yavid
- Kegiatan Pemerintahan,
- 34
Tubankab – Perkembangan teknologi digital membuka peluang pasar yang semakin luas bagi pelaku usaha. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tuban terus mendorong pelaku UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi melalui Workshop Digital Marketing dan Pengembangan Usaha Berbasis Teknologi Informasi.
Untuk mendukung upaya tersebut, kegiatan yang digelar melalui sinergi antara Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Tuban dengan PT Inovasi Mahamitra Technology Tuban ini diikuti 75 pelaku UMKM. Workshop berlangsung di Ruang Rapat Diskopumdag Kabupaten Tuban, Rabu (17/6). Para peserta tampak antusias berdiskusi mengenai strategi pengembangan usaha di era digital.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan Kabupaten Tuban, Drs. Gunadi, M.M., mengungkapkan Kabupaten Tuban memiliki potensi UMKM yang sangat besar dan menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah. Berdasarkan data terbaru, saat ini terdapat 157.237 pelaku usaha di Kabupaten Tuban. Dari jumlah tersebut, mayoritas berada pada skala usaha ultra mikro, yakni 91,82 persen atau sebanyak 144.380 usaha.
Lebih lanjut, UMKM di Kabupaten Tuban juga memberikan kontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja yang mencapai 231.242 orang. Terdapat pula 4.527 pelaku usaha perempuan kepala keluarga pada kelompok masyarakat desil 1 sampai 4. Kondisi ini menunjukkan bahwa sektor UMKM bukan sekadar aktivitas ekonomi, melainkan juga instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan memperkuat ekonomi masyarakat rentan.
“Ini menunjukkan sektor usaha mikro merupakan tulang punggung ekonomi kerakyatan yang harus terus kita dorong agar semakin berkembang,” ungkapnya.
Sejalan dengan kondisi tersebut, Gunadi menjelaskan, transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bagi pelaku usaha. Pemanfaatan teknologi digital memungkinkan UMKM bertahan dan berkembang di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin mengandalkan teknologi.
Oleh karena itu, Pemkab Tuban konsisten mendukung pengembangan UMKM melalui berbagai program peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pendampingan usaha, hingga pemanfaatan teknologi informasi. Sektor UMKM juga menjadi salah satu motor penggerak perekonomian daerah.
“Karena itu, kami terus mendorong pelaku usaha untuk meningkatkan kompetensi, berinovasi, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar usahanya semakin maju dan berkelanjutan,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, lanjut Gunadi, pelaku UMKM diharapkan mampu menerapkan strategi pemasaran digital secara tepat dan memanfaatkan berbagai platform teknologi informasi secara optimal. Selain itu, mereka juga diharapkan dapat mengembangkan usaha yang lebih inovatif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Bidang UMKM Diskopumdag Tuban, Nindya Mawardhani, S.E.Ak., M.M., menyampaikan workshop ini menjadi sarana untuk mendorong pelaku usaha agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tren bisnis digital yang terus berkembang.
Dengan peningkatan kapasitas tersebut, UMKM Tuban diharapkan mampu memperluas pasar, meningkatkan nilai tambah produk, serta semakin kompetitif di tingkat regional maupun nasional.
Lebih jauh, menurutnya, pasar saat ini tidak lagi dibatasi ruang dan waktu. Melalui digital marketing, pelaku UMKM memiliki peluang lebih besar untuk menjangkau konsumen yang lebih luas, meningkatkan penjualan, serta memperkuat daya saing produknya.
“Pemanfaatan teknologi digital harus menjadi bagian dari strategi pengembangan usaha,” tuturnya.
Selain itu, Nindya menambahkan, peserta workshop mendapatkan materi mengenai konsep dasar digital marketing, strategi pemasaran melalui media digital, serta wawasan tentang pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan usaha. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman tentang pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan efektivitas promosi dan pengembangan bisnis. (ags/yav)










