Pembukaan PKKMB Universitas Ronggolawe Tuban. (ist)

PKKMB Unirow 2026 Jadi Momentum Siapkan Generasi Unggul di Era Digital dan AI

  • 17 September 2026 05:17
  • Yavid
  • Umum,
  • 14

Tubankab – Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung hingga 19 September 2026 tersebut diikuti 986 mahasiswa baru.

Mengusung tema “Bertumbuh, Berkarya, dan Berdampak: Membangun Generasi Unggul pada Era Digital dan Kecerdasan Buatan”, PKKMB menjadi momentum awal bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan perguruan tinggi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI).

Rektor Unirow Tuban, Warli, menyampaikan 986 mahasiswa baru tersebut berasal dari sejumlah skema pendidikan, terdiri atas 666 mahasiswa program sarjana (S1), 36 mahasiswa program magister, 148 peserta Pemenuhan Kualifikasi Akademik, serta 136 mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Menurutnya, jumlah mahasiswa baru tersebut menunjukkan adanya kepercayaan masyarakat terhadap Unirow. Kepercayaan itu, lanjutnya, harus dijawab dengan komitmen perguruan tinggi dalam memberikan pendidikan berkualitas sekaligus membangun karakter mahasiswa.

“Kepercayaan ini harus dijawab dengan komitmen memberikan pendidikan berkualitas dan karakter yang kuat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Warli menegaskan perguruan tinggi tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh pengetahuan akademik. Kampus juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk bertumbuh, mengembangkan potensi, berkarya, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Karena itu, melalui PKKMB, mahasiswa baru mendapatkan berbagai informasi terkait kehidupan akademik maupun nonakademik. Di antaranya pengenalan lingkungan kampus, sistem pembelajaran, kegiatan kemahasiswaan, hingga fasilitas yang tersedia di Unirow.

“PKKMB dirancang sebagai momentum bagi mahasiswa baru untuk mendapatkan informasi yang tepat mengenai sistem pendidikan di perguruan tinggi, baik bidang akademik maupun non-akademik,” jelasnya.

Selain pengenalan kehidupan kampus, mahasiswa baru juga mendapatkan pembekalan mengenai sejumlah isu yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Materi tersebut meliputi wawasan kebangsaan, bela negara, bahaya narkoba, serta pencegahan perundungan dan kekerasan seksual.

Tidak hanya itu, rangkaian PKKMB Unirow 2026 juga diwarnai dengan peresmian Laboratorium Entrepreneurship Unirow Mart oleh Perkumpulan Penyelenggara Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi Persatuan Guru Republik Indonesia (PPLP-PT PGRI) Tuban. Unit usaha yang berada di kawasan Kampus Biru tersebut diharapkan menjadi sarana pembelajaran sekaligus praktik kewirausahaan bagi mahasiswa.

Ketua PPLP-PT PGRI Tuban, Sudjarwoto, mengatakan Unirow Mart tidak dibangun untuk bersaing dengan pelaku usaha masyarakat di sekitar kampus. Sebaliknya, keberadaannya diarahkan untuk membangun kolaborasi dan memberdayakan potensi masyarakat.

“Barang-barang usaha utama masyarakat tidak akan menjadi fokus penjualan Unirow Mart. Potensi yang dimiliki harus diberdayakan untuk meningkatkan kesejahteraan,” katanya.

Sejalan dengan itu, ia menjelaskan Unirow Mart diharapkan menjadi wahana bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktik dalam mengembangkan usaha. Hal tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem kewirausahaan di lingkungan perguruan tinggi.

“Unit usaha ini diharapkan menjadi wahana pengembangan usaha di lingkungan kampus,” ucapnya.

Keberadaan Laboratorium Entrepreneurship Unirow Mart juga diharapkan dapat memperkuat keterkaitan antara pembelajaran di ruang kelas dengan praktik di lapangan. Mahasiswa dapat mengembangkan kreativitas, inovasi, dan kemampuan kewirausahaan sesuai dengan tuntutan perkembangan dunia usaha di era digital.

Adapun pelaksanaan PKKMB Unirow 2026 menjadi salah satu tahapan penting dalam membangun kesiapan mahasiswa memasuki kehidupan perguruan tinggi. Tidak hanya berorientasi pada pengenalan akademik, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk membangun karakter dan kesadaran mahasiswa terhadap lingkungan sosialnya.

Tema yang diusung tahun ini menempatkan perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan sebagai salah satu tantangan sekaligus peluang bagi generasi muda. Mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak dan produktif, termasuk menggunakannya sebagai sarana untuk menghasilkan karya, mengembangkan inovasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan demikian, rangkaian PKKMB yang berlangsung selama empat hari tersebut diharapkan menjadi gerbang awal bagi 986 mahasiswa baru untuk mengenal dan menjadi bagian dari keluarga besar Unirow Tuban. Lebih dari itu, mahasiswa diharapkan tumbuh menjadi sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, karakter, kreativitas, dan kepedulian sosial sehingga mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan masyarakat dan pembangunan daerah. (yeni dh/yav)

comments powered by Disqus