Peserta balap sepeda melaju dalam persaingan Porkab dan Kejurkab Balap Sepeda Kabupaten Tuban. (ist)

Tak Sekadar Adu Cepat, Porkab-Kejurkab Balap Sepeda Tuban Jaring Talenta Muda

  • 13 September 2026 20:46
  • Yavid
  • Umum,
  • 13

Tubankab Adu cepat di lintasan bukan satu-satunya target dalam Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) dan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Balap Sepeda Kabupaten Tuban. Ajang yang digelar Indonesia Cycling Federation (ICF) Pengkab Tuban itu sekaligus menjadi sarana melihat potensi atlet muda yang diproyeksikan menjadi bagian dari regenerasi balap sepeda Tuban.

Ketua ICF Pengkab Tuban, Gunadi, mengatakan perlombaan diawali nomor BMX yang diikuti peserta kategori pelajar, mulai tingkat SD, SMP, SMA hingga Open. Setelah itu, persaingan berlanjut pada nomor MTB XC Road dan Roadbike, termasuk kategori Master A dan Master B.

“Secara teknis kita bagi dalam beberapa kategori sesuai kelompok umur dan kelasnya. Untuk BMX ada kategori putra dan putri tingkat SD, SMP, SMA hingga Open. Kemudian dilanjutkan MTB XC Road dan Roadbike, termasuk kategori Master A dan Master B,” kata Gunadi di Jalan Teuku Umar, Minggu (13/9).

Sebelum peserta turun ke lintasan, rangkaian kegiatan diawali registrasi dan gowes bersama influencer sepeda Haymin. Setelah upacara pembukaan, perlombaan digelar secara bertahap hingga siang hari.

Menurut Gunadi, pertandingan tidak hanya berkaitan dengan hasil akhir. Para peserta juga mendapat pengalaman bertanding yang menjadi bagian dari pembentukan mental sekaligus pembiasaan menjunjung sportivitas.

“Harapannya seluruh peserta bisa mengikuti perlombaan dengan menjunjung tinggi sportivitas. Selain mengejar prestasi, yang tidak kalah penting adalah bagaimana kita membangun mental bertanding dan pembinaan atlet sejak usia pelajar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gunadi menyebut Porkab dan Kejurkab menjadi bagian dari proses melihat perkembangan atlet balap sepeda di Tuban. Dari kompetisi yang berlangsung secara terukur dan berjenjang, potensi atlet dapat diketahui untuk selanjutnya mengikuti pembinaan sesuai kemampuan masing-masing.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Tuban, Mohammad Emawan Putra. Menurutnya, kompetisi menjadi salah satu bagian penting dalam pembinaan olahraga karena atlet membutuhkan pengalaman bertanding untuk mengetahui sejauh mana hasil latihan mereka.

“Pemerintah daerah tentu mendukung kegiatan olahraga seperti ini. Kompetisi menjadi bagian penting dalam proses pembinaan karena atlet membutuhkan ruang untuk berlatih, bertanding dan mengukur kemampuan,” ujarnya.

Karena itu, Emawan berharap Porkab dan Kejurkab tidak berhenti sebagai agenda pertandingan. Hasil kompetisi dapat menjadi bahan untuk melihat potensi atlet, sekaligus menentukan pembinaan berikutnya sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing.

“Dari kegiatan seperti ini kita bisa melihat potensi-potensi atlet daerah. Harapannya semakin banyak atlet Tuban yang berprestasi dan nantinya bisa membawa nama baik Kabupaten Tuban di tingkat provinsi maupun nasional,” katanya.

Porkab dan Kejurkab Balap Sepeda ICF Kabupaten Tuban mempertandingkan sejumlah nomor, yakni BMX, MTB XC Road, dan Roadbike. Pesertanya berasal dari berbagai kelompok usia, mulai pelajar hingga kategori Master.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) di Taman Abirama, Jalan Teuku Umar, Kabupaten Tuban. (kdg/yav)

comments powered by Disqus