Tuban Digital Forum Vol. 3, Wabup Joko Sarwono Ajak Gen Z Ubah Kreativitas Digital Jadi Peluang Ekonomi
- 09 October 2026 15:22
- Yavid
- Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati,
- 28
Tubankab – Kreativitas di ruang digital kini bukan sekadar sarana berekspresi. Jika dikelola dengan tepat, kemampuan tersebut dapat membuka peluang usaha, memperluas pasar, hingga menciptakan lapangan kerja baru. Potensi inilah yang menjadi perhatian dalam Tuban Digital Forum Vol. 3 bertajuk Tuban Talent Hub 2026: Connecting Networks with Digital Talent di Aula Abirama Tuban, Jumat (9/10).
Wakil Bupati Tuban, Drs. Joko Sarwono, membuka forum yang diinisiasi BlokTuban.com tersebut. Kegiatan ini diikuti puluhan pelajar dan dihadiri pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta perwakilan BUMN.
Dalam sambutannya, Joko—sapaan Wabup Tuban—mengatakan bahwa pengembangan talenta digital sejalan dengan visi dan misi Pemkab Tuban dalam mendorong transformasi digital di berbagai sektor pembangunan. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi perlu diadaptasi menjadi peluang untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, mengembangkan potensi generasi muda, sekaligus menjaga daya saing daerah.
Di tengah perubahan yang berlangsung cepat, tuturnya, digitalisasi memang menghadirkan tantangan sekaligus kesempatan. Kabupaten Tuban memiliki potensi yang dapat dikembangkan melalui pemanfaatan teknologi, terutama dengan melibatkan generasi muda sebagai bagian dari ekosistem digital yang produktif.
Karena itu, Wakil Bupati menilai kreativitas generasi Z (Gen Z) perlu diimbangi dengan keterampilan yang memadai. Selain kemampuan teknis, anak muda juga perlu mengasah soft skill serta memahami regulasi dan etika dalam bermedia digital agar mampu memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab.
Pemkab Tuban, lanjut Joko, terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mengembangkan potensi tersebut. Ia berharap forum serupa tidak berhenti sebagai ruang diskusi, tetapi dapat diselaraskan dengan target pembangunan daerah sehingga melahirkan program dan aksi nyata.
“Perangkat daerah di lingkungan Pemkab Tuban juga harus mampu menyelaraskan program dan kegiatannya dengan pemanfaatan teknologi informasi. Kita terus mendorong tata kelola pemerintahan berbasis IT agar pelayanan publik semakin cepat, efektif, dan efisien,” imbuhnya.
Lebih jauh, pemanfaatan platform digital juga membuka kesempatan bagi anak muda untuk mengembangkan kreativitas, membangun jejaring, dan menjangkau pasar yang lebih luas. Dengan bekal keterampilan yang sesuai, aktivitas digital bahkan dapat berkembang menjadi sumber penghasilan dan membuka peluang kerja baru.
Pada kesempatan itu, mantan Kepala Bappeda Tuban tersebut mengapresiasi BlokTuban.com dan seluruh pihak yang menginisiasi forum. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, perusahaan, komunitas, dan masyarakat diperlukan agar pengembangan talenta digital di Tuban berjalan berkelanjutan.
Sementara itu, Direktur BlokTuban.com Edy Purnomo menjelaskan, Tuban Digital Forum menjadi wadah untuk menggali potensi digital dalam mendukung pembangunan daerah. Pelajar menjadi salah satu sasaran utama karena generasi muda dinilai memiliki peluang besar untuk mengambil bagian dalam kemajuan Kabupaten Tuban.
Namun, potensi tersebut membutuhkan ruang pengembangan dan pendampingan. Dukungan pegiat media sosial maupun pemerintah juga diperlukan agar kreativitas anak muda dapat diarahkan menjadi aktivitas digital yang positif dan produktif.
Senada dengan itu, CEO Blok Media Group Abdul Qohhar menyampaikan bahwa pihaknya berupaya menyediakan ruang bagi generasi muda untuk mengeksplorasi kemampuan di bidang digital. Salah satunya melalui Rumah Influencer & Talent Hub yang disiapkan sebagai wadah pengembangan talenta dan kreativitas.
Menurut Qohhar, media sosial tidak lagi sebatas sarana komunikasi dan hiburan. Jika dimanfaatkan secara tepat, platform tersebut dapat menjadi ruang untuk mengembangkan potensi, membangun jejaring, dan menghasilkan karya. Dalam hal ini, Gen Z memiliki peran strategis sebagai generasi yang tumbuh di tengah perkembangan teknologi digital.
Melalui forum tersebut, peserta juga berkesempatan menyerap pengalaman dan wawasan dari moderator yang merupakan praktisi serta pemerhati pers, digitalisasi, dan media sosial. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dan dibagikan kembali kepada lingkungan sekitar.
Untuk itu, pengembangan talenta digital membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Sinergi pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting untuk menciptakan ekosistem yang memberi manfaat nyata.
Melalui Tuban Digital Forum Vol. 3, diharapkan semakin banyak talenta muda Tuban yang kreatif, adaptif, dan berdaya saing. Dengan dukungan dan pendampingan yang tepat, kreativitas mereka berpeluang tumbuh menjadi kekuatan baru bagi inovasi, ekonomi, dan pembangunan daerah. (ags/yav)










