Wabup Tuban Buka MTQ ke-32, Ajak Generasi Muda Amalkan Nilai Al-Qur’an
- 17 October 2026 16:38
- Yavid
- Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati,
- 37
Tubankab – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) bukan sekadar ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat syiar Islam sekaligus menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Semangat tersebut mengiringi pembukaan MTQ ke-32 tingkat Kabupaten Tuban Tahun 2026 oleh Wakil Bupati Tuban, Drs. Joko Sarwono, di Pendopo Krido Manunggal Tuban, Sabtu (17/10).
Pembukaan MTQ ke-32 dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Tuban Sugiantoro, S.K.M., jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, pimpinan Bank Jatim Cabang Tuban, serta perwakilan organisasi keagamaan.
Wakil Bupati Tuban Joko Sarwono menyampaikan, MTQ menjadi wahana syiar Islam sekaligus sarana untuk meneguhkan kecintaan umat terhadap Al-Qur’an. Menurutnya, kecintaan terhadap kitab suci tidak cukup diwujudkan melalui kegiatan membaca, tetapi juga perlu tercermin dalam pengamalan nilai-nilainya di kehidupan sehari-hari.
“Melalui MTQ ini, kita ingin kembali meneguhkan rasa cinta kepada Al-Qur’an. Tidak hanya sekadar membaca, tetapi bagaimana nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat kita pahami dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pembangunan Kabupaten Tuban tidak cukup berorientasi pada pembangunan infrastruktur fisik. Upaya tersebut perlu diimbangi dengan penguatan suprastruktur, termasuk pembangunan karakter, moral, dan spiritual masyarakat.
Perhatian terhadap pengembangan sumber daya manusia, khususnya generasi muda, juga menjadi bagian penting dari pembangunan daerah. Generasi muda Tuban diharapkan tidak hanya unggul dan berprestasi, tetapi juga memiliki landasan agama yang kuat agar tumbuh menjadi pribadi berakhlak mulia.
“Pembangunan tidak hanya tentang infrastruktur, tetapi juga bagaimana kita membangun manusia yang berkualitas. Generasi muda Tuban harus kita bekali dengan nilai-nilai agama agar mampu menjadi generasi yang unggul, berprestasi, dan berakhlak,” imbuhnya.
Wabup Joko Sarwono juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti MTQ dengan penuh semangat, ikhlas, dan menjunjung tinggi kejujuran. Ia berharap ajang ini melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik yang mampu berkompetisi di tingkat lebih tinggi. Setelah MTQ berakhir, para peserta juga diharapkan terus mengembangkan potensi diri.
Sementara itu, Plt. Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tuban, Irma Putri Kartika, menyampaikan bahwa MTQ ke-32 tahun ini diikuti 412 kafilah yang mewakili 20 kecamatan serta 64 kafilah mandiri. Para peserta akan berkompetisi dalam 24 golongan yang terbagi dalam delapan cabang perlombaan.
Untuk mendukung kelancaran kompetisi, panitia menyiapkan 11 lokasi perlombaan atau venue yang mengakomodasi seluruh cabang dan golongan.
Melalui penyelenggaraan MTQ ke-32, Pemerintah Kabupaten Tuban berharap kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an semakin tumbuh. Tidak berhenti pada kemampuan membaca dan menghafal, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya diharapkan menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. (ags/yav)










