Foto : Wagub Jatim Emil Dardak saat menyapa dan dialog dengan warga yang akan ikut vaksin. (agus)

Wagub dan Wakapolda Jatim Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Tuban

Tubankab - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak bersama Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo didampingi Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE., Wabup Tuban, H. Riyadi, SH., Dandim 0811/Tuban, Letkol Inf Viliala Romadhon meninjau pelaksanaan vaksinasi di Makodim 0811/Tuban dan Balai Desa Plumpang (03/07).

Selain itu, juga dilakukan pemantauan pelaksanaan PPKM Darurat di Desa Plumpang, di antaranya di salah satu rumah makan dan kesiapan Rumah Isolasi Desa Plumpang.

Wagub Jatim, Emil Elestianto Dardak mengungkapkan vaksinasi massal bermanfaat untuk mendukung upaya penanggulangan pandemi Covid-19. Vaksin menjadi elemen penting, karenanya Pemkab Tuban, TNI dan Polri gencar melaksanakan vaksinasi kepada masyarakat. 

Jajaran Pemkab Tuban bersama TNI dan Polri melakukan akselerasi guna mendukung percepatan proses vaksinasi. Personel TNI dan Polri dilatih untuk melakukan input data, sedangkan proses skrining, tensi darah, dan vaksinasi dilakukan tenaga medis. Hasilnya, ribuan dosis vaksin disuntikkan kepada masyarakat tiap harinya.

“Atas berbagai upaya tersebut, kami sampaikan apresiasi kepada Pemkab Tuban bersama jajaran Polres dan Kodim Tuban,” ungkapnya. Pemprov Jatim akan berupaya menjamin ketersediaan stok vaksin untuk seluruh masyarakat Jatim.

Pemprov Jatim menargetkan 200 ribu vaksinasi setiap harinya. Meski demikian, jumlah tersebut akan terus ditingkatkan dengan memperbanyak lokasi vaksinasi. Tidak hanya di rumah sakit, tetapi juga di Puskesmas, Balai Desa, Markas Polisi dan TNI setempat. Juga akan diimbangi dengan penambahan alat pendukung vaksinasi dan tenaga kesehatan terlatih. 

Emil Dardak mengatakan vaksinasi bermanfaat meningkatkan imunitas warga. Semakin banyak warga yang divaksin akan membentuk kekebalan, pertahanan diri komunitas dan masyarakat dari penyebaran virus Corona. Kendati demikian, masyarakat yang telah divaksin diwajibkan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Menyoal PPKM Darurat, Emil Dardak menjelaskan kebijakan tersebut dimaksudkan untuk menekan faktor pemicu penyebaran Covid-19. Karenanya, sosialisasi dan edukasi masyarakat perlu dimasifkan.

Masyarakat harus diberi pengertian agar tidak beraktivitas di luar rumah jika memang tidak mendesak. “Jika tidak disiplin mulai dari sekarang, maka perjalanan kita melawan Covid-19 akan semakin panjang,” sambungnya.

Mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 15 tahun 2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali, pemerintah daerah berkewajiban melaksanaan perintah dari pusat.

Sementara itu, Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo berterima kasih kepada personel TNI dan Polri yang terus mengajak masyarakat untuk vaksinasi. Berkat peranan Babinsa dan Bhabinkamtibmas program vaksinasi dapat dilaksanakan dan mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat.

Wakapolda Jatim berpesan kepada seluruh personel Polri, TNI dan tenaga kesehatan serta pihak terkait lainnya untuk terus menjaga kesehatan dan tidak patah semangat menanggulangi pandemi Covid-19.

“Terus semangat untuk memerangi virus Corona. Jangan sampai kendur,” serunya. 

Hadir mengikuti kegiatan ini Sekda Tuban, Dr. Ir. Budi Wiyana, Kepala Dinkes Tuban, dr. Bambang Priyo Utomo, Kepala Pelaksana BPBD Tuban, Yudi Irwanto, jajaran Polres Tuban dan Kodim 0811/Tuban, Camat dan Forkopimka Plumpang, Kepala Desa dan perangkat Desa Plumpang. (m agus h/hei)

Sumber : Media Center Tuban

comments powered by Disqus