Pelaksanaan Forum Konsultasi Publik di Kantor Kecamatan Tambakboyo. (ist)

Melalui FKP, Tambakboyo Evaluasi Layanan Publik, Sekaligus Luncurkan Inovasi Baru

Tubankab - Upaya memperbaiki mutu pelayanan administrasi di tingkat kecamatan terus didorong Pemerintah Kecamatan Tambakboyo. Salah satunya melalui Forum Konsultasi Publik FKP Pelayanan Publik yang digelar di Pendopo Kecamatan Tambakboyo, Rabu (11/2), guna mengevaluasi standar layanan dan menyerap masukan langsung dari masyarakat serta pemangku kepentingan. Forum tersebut juga menjadi sarana partisipasi masyarakat dan unsur media untuk mendorong transparansi layanan.

Pada kesempatan itu, Camat Tambakboyo Ari Wibowo Waspodo menjelaskan FKP menjadi instrumen evaluasi berkala terhadap standar pelayanan yang berjalan. Menurut dia, masukan publik penting untuk memastikan layanan administrasi kependudukan, perizinan, hingga rekomendasi surat berjalan sesuai kebutuhan warga.

“Melalui FKP ini kami memastikan pelayanan publik di Kecamatan Tambakboyo lebih responsif dan memberi ruang bagi kritik serta saran masyarakat,” ujar Ari—sapaan akrab Camat Tambakboyo.

Dalam agenda yang sama, Kecamatan Tambakboyo meluncurkan inovasi baru bertajuk Boyo Tilik Bayan atau Mbakboyo Tilik Bayi Nggowo Akte Kelahiran. Program ini diperkenalkan sebagai langkah konkret peningkatan layanan administrasi kependudukan bagi bayi yang baru lahir.

Ari menjelaskan, inovasi tersebut dirancang untuk mempercepat proses penerbitan akta kelahiran melalui koordinasi dengan pemerintah desa dan tenaga kesehatan. Berkas persyaratan dihimpun sejak awal sehingga orang tua tidak perlu datang berulang kali ke kantor kecamatan. “Kami ingin setiap bayi di Tambakboyo segera memiliki akta kelahiran sebagai dasar akses layanan kesehatan dan pendidikan,” ujarnya.

Sementara itu, FKP juga membahas penguatan sikap aparatur dalam melayani. Ari menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti setiap saran yang masuk melalui penyesuaian prosedur dan peningkatan kompetensi petugas. “Kami jadikan forum ini sebagai ruang koreksi agar pelayanan semakin terbuka, tertib, dan memberi kepastian bagi warga,” ujarnya.

Di sisi lain, forum tersebut diarahkan untuk menyusun perbaikan standar operasional prosedur serta memperkuat publikasi informasi layanan kepada masyarakat. Pihak kecamatan berharap partisipasi warga terus meningkat sehingga kualitas pelayanan publik di Tambakboyo tetap terjaga dan berkelanjutan. (yavid)

comments powered by Disqus