123 Kasus PMK Tercatat di Tuban, DKP2P Perkuat Vaksinasi dan Pengawasan
- 20 February 2026 16:04
- Yavid
- Kegiatan Pemerintahan,
- 25
Tubankab - Per 20 Februari 2026, tercatat 123 kasus Penyakit Mulut dan Kuku di Kabupaten Tuban. Dari jumlah tersebut, 83 ternak dinyatakan sembuh, 35 masih sakit, dan 5 mati. Penanganan dilakukan secara terpadu melalui Posko Pelayanan PMK Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Tuban.
Sejalan dengan itu, upaya yang dilakukan meliputi pengobatan ternak sakit, pemberian vitamin dan mineral, vaksinasi, serta pengawasan lalu lintas ternak. Langkah ini ditempuh untuk menekan penyebaran kasus di sejumlah kecamatan.
Terkait kondisi tersebut, Kepala Bidang Kesehatan Hewan DKP2P Tuban Pipin Diah Larasati menjelaskan bahwa cuaca menjadi salah satu faktor yang memengaruhi daya tahan tubuh ternak.
“Tren kenaikan kasus PMK salah satunya ditunjang oleh kondisi cuaca yang dapat menurunkan daya tahan tubuh ternak. Jika penanganan terlambat, dapat berakibat pada kematian, terutama pada pedet yang lebih rentan,” tutur Kabid Keswan DKP2P Tuban itu kepada reporter tubankab.go.id, Jumat (20/2).
Lebih lanjut, ia menegaskan pencegahan menjadi kunci pengendalian PMK. Peternak diimbau menjaga kesehatan ternak melalui pemberian pakan yang cukup dan berkualitas serta melakukan pemantauan rutin.
“Peternak kami imbau untuk menjaga biosekuriti dan kebersihan kandang. Selain itu, memastikan pakan tercukupi dan lakukan pemantauan kondisi ternak setiap hari. Jika ada gejala sakit, segera laporkan ke petugas di masing-masing kecamatan agar bisa segera ditangani,” ujar Pipin.
Di samping itu, DKP2P Tuban terus menggencarkan vaksinasi di berbagai wilayah. Petugas lapangan disiagakan untuk memberikan vitamin dan mineral guna meningkatkan daya tahan tubuh ternak.
Dengan upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Tuban menyatakan komitmennya melakukan pengendalian PMK secara cepat dan terukur. Sinergi antara pemerintah dan peternak diharapkan mampu menekan angka kasus serta menjaga sektor peternakan sebagai salah satu penopang perekonomian masyarakat. (agus/yavid)










