Agar Tak Panik Saat Bencana Datang, BPBD Tuban Bekali Warga Sekolah dengan Pengetahuan Kesiapsiagaan
- 04 November 2026 15:12
- Yavid
- Kegiatan Pemerintahan,
- 63
Tubankab – Sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga perlu menjadi lingkungan yang aman bagi seluruh warganya saat menghadapi potensi bencana. Atas alasan tu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban terus mengenalkan mitigasi bencana sejak dini melalui program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).
Terkait program tersebut, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Tuban, Dr. Drs. Sudarmaji, M.M., menegaskan bahwa edukasi kebencanaan di sekolah memiliki peran penting dalam melindungi keselamatan warga satuan pendidikan. Melalui program tersebut, para siswa dan tenaga pendidik dibekali pengetahuan mengenai mitigasi bencana, pengenalan potensi ancaman bencana di lingkungan sekolah, hingga praktik simulasi evakuasi mandiri. Pembekalan ini diharapkan dapat membentuk budaya sadar bencana sekaligus meningkatkan kemampuan warga sekolah dalam mengambil langkah penyelamatan ketika menghadapi situasi darurat.
"Melalui edukasi dan simulasi langsung, kita sedang membangun budaya siaga bencana sejak dini. Harapannya, warga sekolah memiliki kesiapan mental dan pengetahuan praktis untuk meminimalkan risiko jika sewaktu-waktu terjadi bencana," ungkapnya, Rabu (4/11).
Menurut keterangannya, hingga November 2026, BPBD Kabupaten Tuban telah melaksanakan program SPAB di lima sekolah, yakni SDN Sokosari 1, SDN Dahor, SDN Rengel 1, SDN Bangunrejo 1, dan SDN Saringembat 3.
Sudarmaji juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga para siswa yang telah berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan program SPAB. Dukungan dan keterlibatan pihak sekolah menjadi bagian penting dalam menanamkan pemahaman kebencanaan sekaligus membangun lingkungan belajar yang lebih aman.
Menurutnya, kesiapsiagaan bencana tidak cukup hanya dibangun melalui penyampaian materi, tetapi perlu ditanamkan menjadi kebiasaan bersama. Karena itu, pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan SPAB diharapkan dapat diterapkan dan disosialisasikan secara berkelanjutan, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Sejalan dengan upaya tersebut, Pemkab Tuban terus mendorong penguatan edukasi dan mitigasi bencana sebagai bagian dari langkah membangun masyarakat yang tangguh, tanggap, dan siap menghadapi berbagai potensi risiko bencana.
Lebih lanjut, BPBD Kabupaten Tuban berkomitmen untuk terus memberikan edukasi mengenai mitigasi bencana. Dengan demikian, semakin banyak satuan pendidikan diharapkan memiliki pemahaman dan kemampuan dasar dalam menghadapi potensi bencana, sehingga sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga lingkungan yang mampu melindungi keselamatan seluruh warganya. (boy/ags/yav)










