Sinergi dengan DLHP, Pertamina Patra Niaga Hijaukan Lahan Bekas Tambang Kapur
- 04 November 2026 19:32
- Yavid
- Kegiatan Pemerintahan,
- 37
Tubankab – Pertamina Patra Niaga (PPN) melalui Project Olefin Complex TPPI meresmikan penanaman pohon sebagai bagian dari Program Biodiversity Action Plan (BAP) Tahap II di lahan bekas tambang kapur, Desa Leran Wetan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Rabu (4/11).
Sebanyak 500 pohon ditanam dalam kegiatan tersebut. Selain itu, dibangun instalasi perpipaan air dan kelistrikan untuk mendukung pemeliharaan serta keberlanjutan pertumbuhan tanaman.
Program penghijauan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan lingkungan yang dilaksanakan secara bertahap. Sebelumnya, penanaman pohon telah dimulai pada 2025 dan direncanakan berlanjut pada 2027, dengan target pengembangan area penghijauan mencapai total sekitar 8 hektare. Pelaksanaan program ini melibatkan Pertamina Foundation melalui PT Adi Askara Bumi serta Pemerintah Kabupaten Tuban.
Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 50 peserta yang terdiri atas perwakilan Pertamina Patra Niaga, Pemerintah Kabupaten Tuban, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Palang, Pemerintah Desa Leran Wetan, akademisi Universitas Sunan Bonang, kelompok tani, serta tokoh masyarakat setempat.
Adapun jenis pohon yang ditanam meliputi sonokeling dan mahoni sebagai tanaman konservasi, serta kelengkeng dan sawo sebagai tanaman produktif. Kombinasi tanaman tersebut diharapkan dapat mendukung pemulihan ekosistem sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar.
General Manager Project Olefin Complex TPPI PT Pertamina Patra Niaga, Novriandi, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya pelestarian keanekaragaman hayati dan pemulihan lingkungan.
“Melalui program ini, kami berharap lahan bekas tambang kapur dapat kembali memiliki fungsi ekologis yang lebih baik,” serunya.
Ia juga menyampaikan bahwa penanaman pohon konservasi dan tanaman produktif diharapkan mampu meningkatkan tutupan vegetasi, mendukung resapan air, serta menciptakan habitat yang lebih baik bagi keanekaragaman hayati.
Selain manfaat ekologis tersebut, tanaman produktif diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Desa Leran Wetan. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah pohon yang ditanam, tetapi juga dari keberlanjutan pemeliharaan dan manfaat yang dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Dari sisi masyarakat, Kepala Desa Leran Wetan, Budi Utomo, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Ia berharap kegiatan penghijauan dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat, serta terus dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan warga setempat.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Tuban, Anthon Tri Laksono, S.Pi., melalui Sekretaris DLHP Tuban, Eddy Sunarto, S.Hut., yang hadir di lokasi. Ia mengapresiasi inisiatif Pertamina Patra Niaga yang turut berkontribusi dalam pemulihan lingkungan sekaligus melibatkan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.
"Pemerintah Kabupaten Tuban menyatakan dukungannya untuk terus bersinergi dalam memastikan tanaman yang telah ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat ekologis maupun sosial bagi masyarakat," pungkas Eddy. (chusnul/yav)










