Petugas kesehatan hewan DKP2P Kabupaten Tuban melakukan pemeriksaan dan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku pada ternak sapi milik warga. (agus)

Vaksinasi PMK Digencarkan, DKP2P Tuban Sasar Seluruh Kecamatan

Tubankab - Sebanyak 15.000 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) mulai disuntikkan ke ternak warga di seluruh kecamatan di Kabupaten Tuban. Vaksin yang diterima dari Kementerian Pertanian melalui Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur tersebut langsung didistribusikan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) Tuban untuk pemeriksaan dan vaksinasi di kandang peternak.

Langkah ini, menurut Kepala DKP2P Kabupaten Tuban Eko Julianto, merupakan komitmen pemerintah daerah dalam melindungi kesehatan hewan ternak sekaligus menjaga stabilitas sektor peternakan. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari pengendalian dan pencegahan penyebaran PMK di Kabupaten Tuban. Adapun sasaran vaksinasi meliputi sapi, kambing, dan domba yang tersebar di seluruh kecamatan.

“Vaksinasi PMK secara massal di seluruh kecamatan ini dilakukan untuk menekan persebaran PMK di Kabupaten Tuban,” ungkapnya, Rabu (18/2).

Di samping pelaksanaan vaksinasi, Pemkab Tuban memperketat pengawasan lalu lintas ternak melalui sistem iSIKHNAS untuk memantau pergerakan dan kesehatan hewan secara terintegrasi. Petugas juga melakukan pengawasan serta pengecekan rutin di pasar hewan di Kabupaten Tuban.

 “Kami mendorong peternak untuk mendukung vaksinasi yang dilakukan pemerintah, yaitu dengan mengijinkan ternaknya untuk divaksinasi serta segera melaporkan apabila ada kasus. Sinergi antara pemerintah dan peternak sangat penting untuk menjaga kesehatan ternak serta keberlangsungan usaha peternakan di Kabupaten Tuban,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan DKP2P Kabupaten Tuban Pipin Diah Larasati menambahkan program vaksinasi ini bertujuan mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity pada populasi hewan ternak. Dengan demikian, risiko penularan dan dampak ekonomi akibat PMK dapat diminimalkan.

Adapun dalam pelaksanaannya, DKP2P Kabupaten Tuban menerjunkan tim kesehatan veteriner yang terdiri atas dokter hewan, paramedik, serta petugas pemasang ear tag atau relawan langsung ke kandang peternak. Selain melakukan vaksinasi, petugas juga mendata hewan ternak dan memberikan edukasi pencegahan penularan PMK. Pemerintah daerah berharap langkah terpadu ini mampu menekan penyebaran PMK sehingga sektor peternakan tetap produktif dan mendukung ketahanan pangan daerah. (agus/yavid)

comments powered by Disqus