Pasti Eling Dirasakan Warga, Layanan USG dan Pemeriksaan Kesehatan Kini Lebih Dekat
- 30 January 2026 19:27
- Yavid
- Kegiatan Pemerintahan,
- 31
Tubankab – Pemerintah Kabupaten Tuban melalui Puskesmas Parengan terus memperkuat layanan kesehatan melalui inovasi Pasti Eling atau Periksa Kesehatan Ibu Hamil dan Pengobatan Keliling sebagai upaya meningkatkan akses layanan dasar sekaligus mengintervensi persoalan kemiskinan di bidang kesehatan. Inovasi yang mulai berjalan pada tahun 2025 ini memberi dampak nyata bagi masyarakat, khususnya ibu hamil dan lansia yang memiliki keterbatasan akses ke puskesmas.
Kepala Puskesmas Parengan, dr. Eka Ayu MBPS, menjelaskan Pasti Eling telah menjangkau 10 desa di wilayah kerja Puskesmas Parengan. Dari pelaksanaan layanan tersebut, sebanyak 97 ibu hamil telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan. Selain itu, sasaran lansia yang terlayani mencapai 492 orang.
Dr. Eka, sapaannya, menerangkan bahwa pemeriksaan kehamilan memiliki enam tahapan wajib yang harus dijalani oleh ibu hamil. Setiap tahapan memiliki jenis pemeriksaan yang berbeda. Namun, di lapangan pemeriksaan pada trimester pertama masih sering terlewat, padahal tahap ini berperan penting dalam mendeteksi risiko kehamilan sejak dini.
Karenanya, melalui inovasi Pasti Eling, seluruh tahapan pemeriksaan kehamilan dapat dipantau secara lebih teratur. Tim kesehatan juga mampu mendeteksi ibu hamil dengan risiko tinggi lebih awal. Risiko tersebut meliputi letak sungsang, ibu hamil dengan kekurangan energi kronis, kelainan pada letak plasenta, hingga berat janin yang tidak sesuai dengan usia kehamilan.
“Dengan adanya Pasti Eling, dari enam tahap pemeriksaan yang harus dijalani ibu hamil, tim kami bisa lebih cepat mendeteksi ibu hamil yang berisiko tinggi,” kata dr. Eka, Jumat (30/1).
Ia menambahkan, Pasti Eling memberi kemudahan bagi masyarakat yang rumahnya jauh dari puskesmas. Layanan keliling ini membantu ibu hamil yang terkendala jarak, transportasi, maupun kondisi tidak adanya pendamping untuk mengantar ke fasilitas kesehatan.
Diungkapkan perempuan berhijab itu, pada tahun 2024 terdapat delapan kasus kematian bayi di wilayah kerja Puskesmas Parengan. Hasil analisis tim Kesehatan Ibu dan Anak menunjukkan mayoritas kasus disebabkan oleh kelahiran prematur dan kelainan bawaan. Kondisi tersebut menjadi dasar penguatan layanan pemeriksaan kehamilan melalui Pasti Eling.
Adapun keunggulan Pasti Eling terletak pada layanan puskesmas keliling yang menitikberatkan pada pemeriksaan kehamilan yang dilengkapi dengan layanan USG keliling. Layanan ini juga dibarengi dengan pemeriksaan kesehatan bagi lansia.
Dengan konsep tersebut, Puskesmas Parengan menjadi salah satu dari 33 puskesmas di Kabupaten Tuban yang menekankan pemeriksaan kehamilan berbasis layanan keliling dengan fasilitas USG. Tak hanya itu, layanan ini terbuka bagi warga lintas desa selama lokasi pelayanan lebih mudah dijangkau dibandingkan harus datang langsung ke puskesmas.
Terkait inovasi ini, Widya, warga Desa Kumpulrejo, mengaku merasakan langsung manfaat Pasti Eling. Ia menilai kehadiran layanan kesehatan di desa memberikan rasa aman bagi ibu hamil.
“Dengan adanya layanan kesehatan jemput bola ini, membuat kami para ibu hamil merasa lebih aman, diperhatikan, dan terjaga. Soalnya memudahkan saya, yang rumahnya jauh dari puskesmas,” ujar Widya.
Tak hanya ibu hamil, manfaat Pasti Eling juga dirasakan oleh kelompok lansia. Kasmulik, lansia asal Desa Kumpulrejo, menyampaikan bahwa layanan keliling sangat membantu kondisi kesehatannya.
“Saya sakit itu darah tinggi, kolesterol, dan asam urat. Saya senang kalau petugasnya datang ke sini. Kami lansia sudah pasti terbantu dengan layanan yang tidak perlu jauh-jauh ke puskesmas,” kata Kasmulik.
Melalui inovasi Pasti Eling ini, Puskesmas Parengan terus berupaya mendekatkan layanan kesehatan ke masyarakat. Program ini diharapkan mampu menekan angka kematian ibu dan bayi sekaligus memperkuat layanan kesehatan dasar di tingkat desa. (yavid)










